Dasar IP Tables versi Indonesia

Posted on July 28, 2008. Filed under: Tutorial | Tags: , , , |


Yah, ini semuanya ngambil dari modul jarkom D3 IF. Habis sayang sih, modul bagus bagus yang baca jarang. Kasihan kan asisten2 yg dah bekerja keras membuat modul ini.

Hormatku untuk kalian semua asprak jarkom from all angkatan. Hope U success in u’r future.

MODUL PRAKTIKUM I

Iptables

Pada Iptables, input rule diberlakukan pada paket yang benar-benar untuk proses local saja, begitu juga output rule, digunakan untuk paket yang benar-benar berasal dari proses local saja. Sedangkan paket-paket yang akan diforward, diperlukan forward rule. Hal ini tentu saja sangat meningkatkan efisiensi IP datagram filtering

MODUL PRAKTIKUM I

Perintah dasar IPTABLES

MODUL PRAKTIKUM I

  • A , –append

Digunakan untuk menambahkan satu aturan baru yang ditempatkan pada posisi terbawah aturan IPTABLES.

Contoh :

iptables –A INPUT

MODUL PRAKTIKUM I

  • D, -delete

Digunakan untuk menghapus satu aturan yang sudah kita buat. Penghapusan berdasarkan spesifikasi aturan yg kita buat atau nomor urut setiap table IPTABLES.

Contoh :

iptables –D DELETE 1

iptables –D –s 10.14.200.231

  • I, –insert

Digunakan untuk menambahkan satu aturan, tetapi penempatannya sesuai dengan perintah yang telah kita masukkan.

Contoh :

iptables –I INPUT 3 –s 10.14.3.5 –j ACCEPT

MODUL PRAKTIKUM I

  • R, –replace

MODUL PRAKTIKUM I

Mengganti rule yang sudah ada dengan rule yang baru. Posisi akan menempati urutan dari rule IPTABLES yang telah kita buat.

Contoh :

iptables –R INPUT 2 –s 10.14.3.5 –j DROP

  • L, –list

Digunakan untuk melakukan output dari aturan aturan yang telah kita buat.

Contoh :

iptables –t nat –L

iptables -L

MODUL PRAKTIKUM I

  • F, –flush

Digunakan untuk menghapus semua aturan yang telah kita buat. Hal ini sama dengan jika kita menghapus aturan IPTABLES satu per Satu

Contoh :

iptables –F OUTPUT

  • Z, –zero

Digunakan untuk menghapus semua perhitungan (counter) menjadi nol. Output dapat dilihat dengan menggunakan perintah iptables –L –v

Contoh :

iptables –Z input

MODUL PRAKTIKUM I

  • N, –new-chain

Digunakan untuk menambahkan satu kolom table baru. Seperti yang telah kita ketahui, IPTABLES memiliki beberapa kolom table seperti INPUT, OUTPUT, FORWARD, dan lain lain

Contoh :

iptables –N wew

  • X, –delete-chain

Digunakan untuk menghapus satu kolom table baru yang dibuat dengan perintah –N. syarat perintah ini adalah tidak adanya aturan IPTABLES pada kolom lain yang me-refer kepada kolom table ini.

Contoh :

iptables –X wew

MODUL PRAKTIKUM I

  • P, –policy

Digunakan untuk menentukan nasib dari sebuah paket bila paket tersebut tidak memiliki kecocokan dengan aturan IPTABLES yang telah kita buat.

MODUL PRAKTIKUM I

Contoh :

iptables –P INPUT DROP

MODUL PRAKTIKUM I

Parameter pada IPTABLES

  • p, –protocol [-!]

Parameter diatas digunakan untuk mengecek protocol dari setiap paket yang datang. Protocol yang digunakan pada setiap paket adalah TCP, UDP, ICMP, atau ALL. Tanda seru (!)merupakan negasi (not) yang mengecualikan protocol yang dinyatakan

Contoh :

iptables –A INPUT –p tcp …

iptables –A INPUT –p ! tcp …

  • s, –source [!] address

Opsi diatas digunakan untuk memeriksa kecocokan berdasaran sumber paket. Bila asal paket cocok dengan aturan IPTABLES maka aturan tersebut akan berlaku. Tanda ! berarti negasi.

Contoh :

iptables –A INPUT –s 10.14.3.5

  • d, –destination [!] address

Bila tujuan paket cocok dengan rule iptables maka aturan tersebut akan berlaku.

Contoh :

iptables –A INPUT –d 10.14.200.231

  • j, –jump target

-j berarti menentukan nasib paket tersebut, apakah paket tersebut akan di terima (ACCEPT), ditolak (DROP), atau dikembalikan ke kolom table sebelumnya (RETURN), dan lain lain.

Contoh :

iptables –A INPUT –j DROP

MODUL PRAKTIKUM I

  • i, –in-interface [!]

Di sini setiap paket akan diidentifikasi berdasarkan LAN CARD yang dimasukinya. Biasanya Linux akan menamai LAN card dengan nama ethN, dimana N = 0,1,2,3,…

Contoh :

iptables –A input –i eth0

  • o, –out-interface [!]

Kebalikan dari option –I, –out-interface mengidentifikasi paket berdasarkan di kartu jaringan mana paket tersebut akan keluar.

Contoh :

iptables –A OUTPUT –o eth0

MODUL PRAKTIKUM I

Match pada IPTABLES

Match pada IPTABLES adalah opsi tambahan agar menjadikan satu baris perintah IPTABLES atau satu aturan IPTABLES lebih spesifik. Beberapa opsi yang sering digunakan adalah :

  • –mac-source [!]

Opsi diatas digunakan untuk membedakan paket berdasarkan alamat MAC dari interface jaringan kita. Setiap MAC address akan selalu dan pasti berbeda karena alamat ini langsung diberikan oleh pembuat interface tersebut.

Contoh :

iptables –A INPUT –m mac –mac-source AA:BB:CC:DD:EE:FF

  • –multiport

Multiport digunakan untuk mendefinisikan banyak port dalam satu baris perintah IPTABLES. Setiap port harus dipisahkan dengan tanda koma (,)

Contoh :

iptables –A INPUT –m multiport –source-port 22,25,110,80

iptables –A INPUT –m multiport –destination-port 22,25,80

  • –state

State berhubungan dengan connection tracking. Dengan menggunakan opsi –state, IPTABLES dapat mengetahui apakah koneksi tersebut adalah koneksi baru (NEW), telah ada (ESTABLISHED), atau memiliki relasi dengan koneksi lainnya (RELATED).

Contoh :

iptables –A INPUT –m state –state NEW,ESTABLISHED

  • ttl

ttl digunakan untuk membedakan paket berdasarkan nilai TTL yang berada di header setiap paketnya. Nilai TTL sebanyak 8 bit akan berkurang satu bila melewati sebuah router atau gateway.

Contoh :

iptables –A INPUT –m ttl –ttl 60 …

MODUL PRAKTIKUM I

TARGET

TARGET/JUMP pada IPTABLES berarti “penentu nasib”sebuah paket. Beberapa contoh target adalah :

  • ACCEPT

Setiap paket aan langsung diterima oleh firewall dan kemudian diteruskan kepada tujuan sesuai dengan rule tersebut. Misalkan paket tersebut menuju ke web server dengan tujuan port 80 maka paket tersebut akan langung diteruskan untuk diproses oleh server.

Contoh :

iptables –A INPUT –p tcp –dport 80 –j ACCEPT

MODUL PRAKTIKUM I

  • REJECT

Setiap paket yang memiliki embel-embel reject akan ditolak, tapi firewall akan mengirimkan pesan error kepada si pengirim paket. Secara default, firewall akan mengirimkan pesan ICMP berupa port-unreachable. Kita dapat mengeset pesan yang dikirimkan oleh firewall, seperti, icmp-net-unreachable, icmp-host-prohibited, icmp-proto-unreachable, dan icmp-host-prohibited.

Contoh :

iptables –A INPUT –p tcp –dport 80 –j REJECT –reject-with icmp-net-unreachable

  • DROP

Berbeda dengan REJECT, bila firewall menemukan paket yang di-DROP, firewall akan langsung membuang setiap paket yang memiliki target ini tanpa mengirimkan pesan error kepada pengirim paket.

Contoh :

iptables –A INPUT –p tcp –dport 80 –j DROP

MODUL PRAKTIKUM I

  • SNAT

Bertujuan untuk mengubah sumber pengirim paket (Source NAT) dan berguna jika kita memiliki beberapa computer yang ingin berbagi koneksi internet. SNAT terdapat di table NAT kolom POSTROUTING sehingga kita menggunakan –A POSTROUTING pada perintah iptables.

Contoh :

iptables –t nat –A POSTROUTING –p tcp –o eth0 –j SNAT –to-source 222.128.148.150

MODUL PRAKTIKUM I <!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

  • DNAT

Berbeda dengan SNAT, target ini bertujuan untuk mengubah tujuan dari si paket. Opsi ini berguna bila kita menginginkan server kita menggunakan alamat IP lokal dan kita ingin server tersebut dapat diakses dari internet.

Contoh :

iptables –t nat –A PREROUTING –p tcp –s 222.124.158.150 –dport 80 –j DNAT –to-destination 10.14.200.231

  • LOG

LOG berguna untuk melakukan pencatatan terhadap paket yang diproses oleh firewall, misalkan bila kita ingin melakukan log terhadao paket yang di-DROP oleh firewall, atau kita ingin menelusuri kesalahan pada perintah IPTABLES. Beberapa options yang sering di gunakan

MODUL PRAKTIKUM I <!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

  • –log-level level

Parameter ini berhubungan dengan level yang ada pada syslog. Untuk melihat level yang ada, dapat dilihat di /etc/syslog.cof

Contoh :

Iptables –A FORWARD –j LOG –log-level debug

MODUL PRAKTIKUM I <!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

  • –log-prefix value

Opsi yang berguna untuk memberikan prefix pada log yang akan dicatat. Maksimal karakter yang digunakan adalah 29 karakter.

Contoh :

Iptables –A FORWARD –j LOG –log-prefix “paket diteruskan”

  • –log-tcp-sequence

Opsi ini digunakan untuk melakukan pencatatan terhadap nomor urut paket pada TCP

Contoh :

Iptables –A FORWARD –j LOG –log-tcp-sequence

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

22 Responses to “Dasar IP Tables versi Indonesia”

RSS Feed for Da Tux In Da House Comments RSS Feed

woooo goblog!!!
nomore kok 1 kabeh,,
ra sekolah po dab?!

Gih, mas. Kulo salah. Jenengan sing paling pinter pokoknya. Bisa ngajari iptables ga’mas, kalo saya emang ga’bisa itung2an, isoh’e cuma subnetting ama routing, thok. Hehehe :D

duhh, hari gini masih juga cuma bisa caci maki sih…
Kasih dong penjelasan dan solusi yang bener jangan cuma bisa Om-Do.

Wah, kalo saya bebas aja orang mo ngomong apa aja di sini mas. Kebebasan berkespresi dan berpendapat. Kan orang bisa dilihat sifatnya dan kehidupan sehari2nya dari kata2nya. Betul, tho? Haduh, kalo saya emang baru level Om-Do hahaha…

mas..menurut aku sebelum membahas yang di atas ada baiknya di bahas dulu istilah2nya mis : NAT,SNAT,INPUT,DROP dan yang lainya…kita kan belum ngerti dasarnya..
gimana menurut moderator?

zockye moreno

Insya 4WI saya bahas, mas. Terima kasih atas sarannya. Hanya sekarang lagi ngurusi macam kegiatan. Blum sempet ngeblog. Tapi kalo mas sering main2 ke wikipedia, pasti dah ngerti deh <—dijamin

Kayak baca manual…

Yahahaha.. emang itu source ngrampok manualnya IP Tables, mas :D

oalah.. googling buat TP jarkom. Paling atas na malah blog na mas suryo..

isi na sama ama modul praktikum pula,, cape dehhh…. hehhehhe ^^

olala… ko aku malah ngoprek2 blog na, bukanna belajar n ngerjain tepe.. hadeuh hadeuh…

mas, aku sekalian deh mo minta maap kalo ada kata2 n sikap yang kurang berkenan selama praktikum.. peace mas.. ^^

mas beda na input, input 2, ma input 3 tu apa to??? aku ndak ngerti…

Besok ja, pas praktikum jelasinnya. :D

^hayah…
tapi thanks lho ilmunya….

same2

^ – ^
thanx bgt y…………………………….emg l6 butuh bgt nech………….

oks

mas, emang yang tubes routing, boleh ya kalo 1 gedung diwakilkan 1 ato 2 kompi??

Masalahnya bosson tuh kayaknya ga’bisa banyak node (computer). Terbatas banget. Kalo mo pake yg banyak ada softwarenya namanya Dynagen

haduh tulisan nodenya pake dalam kurung. kayak iput gak ngerti aja arti dari node. iput juga gak bego2 banged kali mas….owh,,iya sih, si om boson gak bisa banyak. cuma 30 node doank.

Ya dah, aku ralat deh. Ipoet pinter sekali :D

kalo bilang gitu namanya menghina.. :( (

Weh ?? nggak da maksud lho saya ngomong seperti itu.

hohoho……
kok kayaknya commennya kebanyakan punyaku ya mas??
hehe….
tadi aku liad mas yang jadi penguji
nyeremiiin…..
untung aku gak dapet mas ya pengujinya
hehe….
piss :D

sebenernya aku tanyanya simple2, lha temenmu itu bikin mangkel je …

mas,,kok kelompokku asistene do maju kabeh??
hiks…hiks…

Weh,, keren tho. Berarti kelompokmu tingkat pembantaiannya lebih extreem :D

asistene wis kayak power ranger
trus aku sing dadi monstere
ky ngono??
huff…
urik! :(

oya mas, mbok di blognya mas dijelasin tentang imap sih
gak mudeng e
tapi pake bahasa yang mudengin
cuz dah dicari ke mbah google gak mudeng2 e
faktor ipoet e kali yak? :D

Sabar yach,, masih da banyak kerjaan .. nih. Soury

haloo.., mas..

tolong jelasin about HTTP dunk..

gtu aj dlu dech.., he..

thx y mas’

Sabar yach,, masih da banyak kerjaan .. nih. Soury

opo kuwi??
lha kok comment podo kabeh
mesti lagi males comment dadi sisan dibales podo kabeh
hehe…… :D

keren bro

Halah cuman nerjemahin aja kok mas


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.