GSM basic [Pendahuluan]
- Apa itu GSM ?
GSM atau Group Special Mobile dan sekarang yang lebih dikenal dengan Global System For Mobile. Merupkan standarisasi telekomunikasi yang dibuat oleh ETSI dan standarisasi yang paling banyak digunakan di dunia. GSM sebenarnya merupakan produk tahun 1999 atau lebih dikenal sebagai 2G. Aplikasi yang mampu ditangani oleh 2G adalah messaging/sms dan voice. Dengan berkembangnya teknologi komunikasi data dan IP berkembang pulalah teknologi GSM(2G) menuju 3G. Pada tahun 2000 GPRS menjadi terobosan baru pada teknologi GSM kemudian disusul EDGE tahun 2001 dan UMTS 2002.
- Kecepatan data & Arsitektur GSM
Kecepatan data yang diberikan juga semakin meningkat GSM memiliki kecepatan transfer data 1 – 10 Kb/s, GPRS 56 – 115 Kb/s, lalu EDGE 384 kb/s dan UMTS 1Mb-2Mb/s. Hal ini karena layanan mobile phone tidak hanya voice dan text namun juga data seperti Grafik (MMS), mobile office(wap,http) dan video. Meski perkembangan teknologi GSM berkembang sangat pesat, namun aristektur dari GSM tidaklah berubah secara signifikan. GSM network subsytem terdiri dari :
1. Mobile Station
Mobile station atau yang disebut dengan handphone, PDA phone dsb merupakan entitas end user seperti komputer pada jaringan komputer.
2. SIM (Subscriber Identifier Module)
Merupakan chip/card yang digunakan untuk membedakan antar MS sekaligus sbagai billing, bertindak sebagai database client side. Terhubung dengan HLR(tidak langsung) dan VLR(langsung)
3. BTS (Base Transceiver Station)
Menyediakan konsumsi radio bagi MS seperti slot user dan channel yang digunakan. Dapat dianalogikan seperti AP(Access Point) pada jaringan wireless. Terhubung dengan MS pada Abis – Interface (akan saya jelaskan di post berikutnya)
4. BSC (Base Station Controller)
Pengendali BTS skaligus penyedia sumber daya radio. Terhubung dengan BTS lewat A interface (akan saya jelaskan di post berikutnya). BSC dan BTS disebut BSS (Base Station System).
5. TRAU (Transcoding Rate and Adaption Unit)
Merupakan bagain dari BSC, berfungsi sebagai pengatur sumber daya frekuensi dan data kompresi.
6. MSC (Mobile Services Switching Center)
Fungsi utamanya adalah sebagai pengatur rute (routing) pada ingoing call atau outgoing call dan pengaturan user channel pada A – interface. Dapat diibaratkan sebagai router pada jaringan komunikasi data.
7. HLR (Home Location Register)
Merupakan database subscriber / user pengguna telekomunikasi yang jumlahnya ratusan ribu data. Terhubung langsung dengan MSC.
8. VLR (Visitor Location Register)
Juga merupakan database subscriber namun jumlahnya sangat sedikit. Digunakan pada saat roaming (yaitu pada saat user menghubungi user yang tidak satu local area. Misal: user yang kode nomernya 022[bandung] menghubungi user yang kode nomernya 0272[Klaten]. Roaming merupakan terminologi pada GSM yang mengijinkan MS dapat menerima dan melakukan panggilan, akses data meski tidak berada pada area layanan asalnya). VLR juga digunakan saat location update (akan saya jelaskan di post berikutnya ~ banyak banget dah
).
8. EIR (Equipment Identity Register)
Juga database tempat bersemayamnya IMEI (International Mobile Equipment Identity). Dapat digunakan untuk melakukan tracking terhadap MS yang dicuri atau barring (blocking) sehingga MS yang telah dicuri tidak dapat digunakan lagi.
Semua elemen diatas dari 1 – 8 disebut PLMN (Public Line Mobile Network) GSM. Yang dapat digambarkan seperti dibawah ini:
PLMN
Untuk yang lebih besar klik disini
Sedangkan sistem arsitektur dari GSM adalah sebagai berikut:
1. MS (mobile station)
2. BSS (Base Station System) terdiri dari BTS dan BSC
3. NSS (Network Switching Subsytem) teridiri dari MSC, GMSC, hlr, vlr dsb
4. OMS (Operation & Maintenance Management Station) terdiri dari OMC
Yang diilustrasikan sebagai berikut :
System Architechture
Klik disini untuk memperbesar
Ada beberapa perbedaan sistem GSM(2G) dengan UMTS(3-3.5G) pada UMTS dikenal SGSN dan GGSN dan beberapa interface lainnya. Saya sendiri belum begitu paham dengan sistem UMTS karena saya cuma sertifikasi GSM (2G) saja, maaf ya
Untuk post perdananya sampai disini aja dulu, besok akan saya lanjutkan dengan GSM system Interfaces, GSM operation band dan metode akses pada telekomunikasi. Terima Kasih jika ada yang mo baca, lagian ini buat pengingat – ingat bagi diri saya pribadi. Background saya orang IT (Informatika) mungkin banyak yang salah pas jelasin dan nerangin tentang masalah telco untuk itu saya mohon koreksinya kepada para suhu telco di Indonesia
SPU
Telco’s newbie and ZTE – Asia Pacific GSM BSS engineer certified.
Maju terus IT dan Telekomunikasi di Indonesia.




nganu, yen CDMA artine opo mbah?
Prasetiyo Adi
August 13, 2009
googling sik wae, le
suryopranoto
August 15, 2009
barusan googling
koq artinya gini mbah?
CDMA = Cape’ Deh, Males Ah…
prasetiyo adi
August 20, 2009
pinter banget kw ben….
suryopranoto
August 23, 2009
katanya mo beralih bidang ke telekomunikasi, kok malah jadi dosen??
pak dosen jangan galak2 ya!! he3.
ranystarry
August 21, 2009
yah gimana lagi, dulu cita2ku mo jadi dokter, skarang jadi dokter komputer…
suryopranoto
August 23, 2009
haduh, jangan mengingatkanku sama pak dokter! waktu pulang kemaren aku ke rumahnya, ibunya bilang kalau aku sakit besok periksa ke tempat dia saja, tapi dia menyebalkan sekali T_T
pak dosen, besok ajarin saya SisOp nya yaa!!
ranystarry
August 28, 2009
hahaha…. takdir kali, mungkin dia jodohmu
suryopranoto
August 28, 2009
mas suryo, sekarang ngenet di daskom gak enak, dimonitoring sama kak said, digangguin lagi, mousenya digerak-gerakin coba, benar2 tidak nyaman ;p
tapi kak saidnya jangan dimarahin lho mas ;p
tia
August 29, 2009
said jangan nakal
suryopranoto
August 31, 2009